Category Archives: Update Imunisasi

Imunisasi Anak : BAHAYAKAH ?

Selamat bagi Anda yang baru menjadi Ayah dan Ibu, betapa menyenangkanya bukan merawat malaikat mungil Anda? Namun pastinya Anda dibebani juga oleh rasa khawatir akan kesehatan dan sejumlah vaksin yang harus disuntikkan ke dalam tubuh kecilnya. Mungkin terbersit dalam benak Anda juga untuk tidak memberikan beberapa imunisasi yang menurut Anda tidak penting.

Imunisasi yang sering terlewatkan adalah MMR karena sering dianggap berefek samping Autisme, Rotavirus (anti diare), Pneumonia / IPD, dan Hib (Hemofilus influenza), influenza, varicella dan tipes. Dan ada beberapa vaksin yang dianggap “haram”. Oleh karena itu saya menulis artikel ini supaya Anda mengetahui fakta sebenarnya.

Bayi baru lahir dan anak-anak memiliki tubuh yang rentan terhadap penyakit, dan akan sering sakit apabila tertular orang di sekitarnya. Sama halnya dengan orang usa lanjut. Imunitasnya rendah sekali, oleh karena itu diperlukan imunisasi untuk menambah daya tahan tubuhnya.

Anda harus mengetahui mengenai jenis imunisasi dahulu, cara pembuatan vaksin dan manfaat dari imunisasi sebelum mengikuti gerakan anti vaksin. Vaksin ada 2 jenis :

1. Vaksin Hidup

Maksudnya adalah vaksin dari virus hidup yang dilemahkan. Contohnya adalah : polio tetes, rotavirus, varicella, MMR, BCG. Vaksin ini harus disuntikkan dalam keadaan tubuh anak yang sehat. Jika sedang sakit, maka dapat timbul penyakitnya. Oleh karena itu biasanya dokter memeriksa kesehatan bayi Anda dulu sebelum menyuntik.

2. Vaksin Mati dan Rekombinan

Vaksin ini berasal dari virus atau bakteri yang mati, atau hanya rekombinan DNA nya saja, jadi sudah tidak memiliki kekuatan untuk menyebabkan sakit. Bahkan jika disuntikkan dalam keadaan tubuh yang kurang sehat pun, tidak akan berdampak buruk bagi tubuh. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika sedang kurang sehat, tapi dokter tetap memberikan vaksin ini. Contohnya adalah : influenza, tipes, HPV, hepatitis A, hepatitis B.

Bagaimana cara kerja Vaksin ?

Pada dasarnya, vaksinasi akan memberikan daya tahan tubuh yang lebih kebal terhadap penyakit tertentu. Vaskin yang mengandung bibit penyakit (antigen baik hidup maupun mati) disuntikkan pada tubuh bayi/ anak Anda. kemudian dalam 2 minggu – 1 bulan, tubuh akan berespon dengan membentuk antibodi (zat kekebalan) terhadap penyakit tertentu. Jika kuman tersebut suatu saat masuk ke dalam tubuh anak, Anak sudah memiliki antibodi dan mampu menangkalnya sehingga buah hati Anda tetap sehat.

Cara pembuatan vaksin sangat rumit, oleh karena itu, harganya masih relatif mahal. Penelitian untuk pembuatan vaksin baru minimal memakan waktu 20 tahun, jadi Anda tidak perlu khawatir apakah vaksin ini berbahaya atau tidak, karena sudah melewati 3 fase tahapan uji klinis, dan vaksinasi diadakan untuk mencegah penyakit, bukan untuk membuat penyakit.

Tidak tega melihat anak Anda kesakitan ditusuk oleh jarum? Apakah Anda tahu bahwa yang menyebabkan seorang anak takut disuntik jarum adalah karena melihat reaksi kedua orang tuanya yang membawa memori negatif pada Anak. Contohnya adalah, jika anak tidak menurut orang tuanya, kemudian ditakut-takuti : “nanti disuntik dokter lho”, akhirnya anak menjadi takut disuntik, padahal rasa sakit itu hanya ada kurang dari 1 menit. Dan bagi Anda yang mungkin saat ini takut jarum, Anda perlu kaji ulang lagi alam bawah sadar Anda,apakah waktu kecilnya pernah ditakut-takuti.

So, masihkah Anda khawatir tentang imunisasi ? Jangan ragu, lindungi si kecil Anda sejak saat ini. Masa depan mereka di tangan Anda.

In Harmony Immunity Clinic Jakarta

021-4220214 / 021-4248790

Jadwal imunisasi 2014 untuk ANAK (IDAI)

Catatan dr Meta : Hasil simposium webinar (5 feb 2014)

 Apa yang baru dari imunisasi Anak ?

Ada Jadwal imunisasi baru IDAI (ikatan dokter anak indonesia) tahun 2014 untuk anak. (Semua ibu0 ibu harus tau nih)

Perubahan ini sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan no 42 tahun 2013

  1. Booster DTP- Hib-Hep B di usia 18 bulan
  2. Campak diberikan usia 9 bulan dan 24 bulan. Jika sudah dapat MMR di usia 15 bulan, MMR tidak perlu diberikan lagi di usia 24 bulan.

Apa yang baru ?

HEPATITIS B

-      

Imunisasi anak saya terlambat… Bagaimana mengejar ketinggalannya? (CATCH-UP IMMUNIZATION)

catch up immunizationPernah seorang sejawat menanyakan pada saya tentang anaknya yang mengalami keterlambatan imunisasi dasar hingga satu tahun. Saat saya tanyakan mengapa bayinya tidak diimunisasi, ternyata bayinya mengalami suatu penyakit yang mengharuskan untuk ditangani segera dengan menggunakan terapi imunosupresi (penurun daya tahan tubuh). Hal ini tentu saja menyebabkan sang bayi tak bisa mendapatkan imunisasi selama tahun pertama kehidupannya. Jadi bagaimana bila bayi kita mengalami keterlambatan imunisasinya? Bagaimana mengejar ketinggalannya?

Vaksinasi Influenza Karyawan: Bukti Peduli Soewarna Business Park & Cengkareng Golf Club

Vaksinasi Influenza di Soewarna 1Tanggal 23 Oktober 2013 pukul 10.00, staff In Harmony Immunity Clinic beserta dokter-dokter dari klinik Franchisee (Mitra) telah siap berkumpul di Cengkareng Golf Club, Soewarna Business Park. Sebuah ruangan aula di samping restoran telah ditata rapi oleh para staff dari Cengkareng Golf Club. Apa kiranya yang terjadi disana?

 

 

(Bp. Kwee Suo Chie akan divaksinasi oleh dr Kristoforus HD)

Apa Itu VAERS (KIPI)? Apakah ada di Indonesia?

KIPI - KEJADIAN ikutan paska imunisasi

 

 

 

 

Dalam artikel sebelumnya mengenai efek samping vaksin kanker serviks Gardasil dan Cervarix saya sempat menyinggung tentang VAERS. Beberapa pasien saya bertanya pada saya, apa sih VAERS itu? Apakah VAERS ada di Indonesia? Baca selengkapnya di artikel berikut.

Apa Saja sih Efek Samping Vaksin Kanker Serviks Gardasil/Cervarix?

vaksin hpv

Suatu siang saat sedang berkendara, seorang pasien yang telah mempercayakan keluarganya untuk mendapatkan vaksinasi kanker serviks pada klinik kami, tiba-tiba menelepon dan menanyakan keamanan vaksin kanker serviks. Ia bercerita bahwa ia mendapatkan selentingan dari beberapa teman dan membaca dari beberapa website mengenai efek samping vaksin kanker serviks yang tampak begitu menakutkan.

Nah, apa saja sih sebenarnya efek samping vaksin kanker serviks? Dan bagaimana kita menyikapi berbagai informasi yang berseliweran di dunia maya tanpa ada orang yang bertanggungjawab dibalik kebenaran informasi tersebut? Simak beberapa artikel yang akan saya tayangkan dalam beberapa hari kedepan.

Mau vaksinasi MMR & Varicella, haruskah menunda kehamilan?

vaksinasi MMR harus menunda kehamilan

“Dok, saya hendak menikah sebentar lagi, karenanya tadi saya ke klinik X untuk vaksinasi MMR, tapi koq malah dibilangin: kalau mau vaksin MMR tunda hamilnya dulu bu, selama 3 bulan… kalau perlu suntik KB dulu aja! Apa bener tuh dok?”

Baru saja seorang pasien menanyakan hal ini pada saya. Hal ini membuatnya khawatir karena beliau ingin mendapatkan vaksinasi tersebut, padahal beliau sudah hendak menikah 2 minggu yang akan datang. Tentu saja beliau shock ketika seorang dokter di klinik besar di Jakarta tersebut menyatakan bahwa beliau harus suntik KB dahulu untuk menunda kehamilan 3 bulan, hanya demi mendapatkan vaksin MMR. Sebenarnya, perlu nggak sih, kehamilan ini kita tunda untuk mendapatkan vaksinasi MMR ataupun Varicella?

Forum Riset Vaksin Nasional

riset vaksin

JAKARTA. Dalam rangka merealisasikan program Millenium Development Goal’s (MDG’s) bidang kesehatan serta menjelang Dekade Vaksin Tahun 2011-2020, pada 2-3 Juli 2012, bertempat di Hotel Ciputra Jakarta, Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dan Bio Farma bersinergi, menyelenggarakan Forum Riset Vaksin Nasional (FRVN) ke 3.

FRVN merupakan forum yang diselenggarakan secara rutin, setiap tahunnya dimulai sejak tahun 2011, Bio Farma menjadi penggagas untuk menggelar Forum Riset Vaksin Nasional, bersamaan dengan rangkaian acara 123 tahun Bio Farma. FRVN ke 3 ini mengambil tema “Pemantapan Riset Vaksin Nasional melalui FRVN dalam rangka kemandirian Vaksin Menuju Dekade Vaksin 2011-2020” dengan tujuan awalnya  “Terjalin kolaborasi antara Industri, pemerintah dan perguruan tinggi untuk membangun komitmen bersama menuju kemandirian riset dan produksi vaksin nasional / untuk mendorong percepatan penelitian agar hasilnya dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat”.

Apa itu Tes Mantoux / Tuberculin / Tes TBC ?

Reagen PPDRT23 / Tes Tuberkulin/ Mantoux

Reagen PPDRT23 / Tes Tuberkulin/ Mantoux

Tes Mantoux / tuberculin (tuberculin skin test) merupakan alat diagnostik yang sampai saat ini mempunyai sensitivitas dan spesifisitas cukup tinggi untuk mendiagnosis adanya infeksi tuberkulosis. Test mantoux adalah suatu cara yang digunakan untuk mendiagnosis TBC. Tes mantoux itu dilakukan dengan menyuntikan suatu protein yang berasal dari kuman TBC sebanyak 0,1 ml dengan jarum kecil di bawah lapisan atas kulit lengan bawah kiri.

Jadwal Imunisasi Dewasa

Dewasa dan Usila tetap PERLU Imunisasi

Imunisasi/ Vaksinasi bertujuan untuk memberikan memori terhadap suatu patogen atau toksin sehingga bisa meningkatkan derajat imunitas dan memberikan proteksi imun. Diharapkan dengan imunisasi terbentuklah kekebalan terhadap penyakit tertentu, sehingga pada masa depan penyakit tersebut tidak ada lagi secara global.

Selain berfungsi sebagai salah satu pencegah penyakit yang paling sukses dan efektif, imunisasi juga terbukti menurunkan angka kesakitan dan kematian masyarakat pada umumnya. Namun belum banyak yang mengetahui bahwa orang dewasa pun membutuhkan imunisasi

American Society of Internal Medicine menyatakan, imunisasi pada orang dewasa bisa mencegah kematian seratus kali lipat dibandingkan pada anak. Namun sangat disayangkan bahwa pemberian imunisasi dewasa masih banyak mengalami kendala. Sebenarnya, mengapa orang dewasa tetap membutuhkan vaksinasi. Orang dewasa dan manula tetap perlu  imunisasi karena imunisasi pada saat kecil tidak menjamin kekebalan seumur hidup.

Dewasa yang dimaksudkan adalah usia 19 tahun hingga usia lanjut lebih dari 65 tahun.

Jadwal Imunisasi Dewasa TERBARU - Klinik In Harmony (Jakarta) 021 314 00 86

Jadwal Imunisasi Dewasa TERBARU – Klinik In Harmony (Jakarta)   021- 4220 214

%0