Forum Riset Vaksin Nasional

riset vaksin

JAKARTA. Dalam rangka merealisasikan program Millenium Development Goal’s (MDG’s) bidang kesehatan serta menjelang Dekade Vaksin Tahun 2011-2020, pada 2-3 Juli 2012, bertempat di Hotel Ciputra Jakarta, Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) dan Bio Farma bersinergi, menyelenggarakan Forum Riset Vaksin Nasional (FRVN) ke 3.

FRVN merupakan forum yang diselenggarakan secara rutin, setiap tahunnya dimulai sejak tahun 2011, Bio Farma menjadi penggagas untuk menggelar Forum Riset Vaksin Nasional, bersamaan dengan rangkaian acara 123 tahun Bio Farma. FRVN ke 3 ini mengambil tema “Pemantapan Riset Vaksin Nasional melalui FRVN dalam rangka kemandirian Vaksin Menuju Dekade Vaksin 2011-2020” dengan tujuan awalnya  “Terjalin kolaborasi antara Industri, pemerintah dan perguruan tinggi untuk membangun komitmen bersama menuju kemandirian riset dan produksi vaksin nasional / untuk mendorong percepatan penelitian agar hasilnya dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat”.

Pada FRVN  ke-3 ini, memiliki target  untuk melihat perkembangan dari masing-masing Konsorsium yang sudah terbentuk di tahun-tahun sebelumnya, serta melakukan pemantapan sistem supaya riset dan pengembangan vaksin di Indonesia dapat terpola dengan jelas dan mempunyai strategi yang baik serta mendorong konsorsium dalam rangka pengkayaan peneliti guna melakukan riset yang terarah, terpadu dan bermanfaat, serta mengkoordinasikan seluruh kegiatan riset vaksin agar dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan, sehingga tujuan untuk menghasilkan vaksin-vaksin modifikasi dan vaksin-vaksin baru dapat terwujud.

Sebanyak 12 kelompok kerja / working group yang terbentuk sampai dengan tahun 2013 yang masing – masing membahasRotavirus,Dengue, Malaria, TB, HIV, Influenza, pnemococcus, kebijakan, Hepatitis B, stem cell ,HPV dan Eritropoietin. Terjadi penambahan 3 kelompok kerja sejak tahun 2011 dan 2012 yaitu konsorsium Stem cell, HPV,Eritropoietin. Penambahan kelompok kerja ini dilatar belakangi karena berkembangnyapenyakit baru, yang akan mengakibatkan berbagai ancaman baru yang berhubungan dengan kesehatan.

Dengan penyelenggaraan FVRN ke-3 ini diharapkan dapat mempercepat proses pencapaian target MDGs dalam hal pengendalian penyakit infeksi, seperti HIV/AIDS, TB dan malaria yang termasuk ke dalam jenis Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Sehingga, komponen utama pelayanan kesehatan dasar dalam Dekade Vaksin 2020 dapat meningkatkan cakupan imunisasi pada anak untuk 5 jenis vaksin.  (Public Relation PT. Bio Farma (Persero) / Donny/ Nuq – PR Info)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>